Sunday, March 13, 2011

Program itu bernama #SabtuBerkualitas

Halo semua apa kabar? Sudah lama ga ngepost nih gw. Hehe

Sebagai jomblo malam minggu menawarkan godaan galau dan bĂȘte yang sangat kuat bagi penderita galaumania. Gw jomblo bukan karena ga laku, tapi karena gw terlalu idealis bahkan dalam hal memilih pacar yang probably pasangan hidup. Ada si nona ini sih, dia sukses memenuhi hampir semua criteria gw. I think we booth fit one and filling in one another. I hope she’s the one :D

Eniwei, Berangkat dari stagnansi di malam minggu yang ga jauh2 dari mengerjakan kewajiban rumah, maen PES, gitar2an, tidur, mentok-mentok kalo jalan ke mall (which is keluarin duit lagi. Hadeehh -___-*) Sangat tidak berkualitas bukan? insiatif pun tercetus dengan mengadakan acara yang meningkatkan kualitas malam minggu. Tercetuslah acara #sabtuBerkualitas, dimana gw dengan rutinnya setiap Sabtu, pergi mengunjungi tempat2 yg asyik, unik, beda dari yang lain dan tentunya berkualitas seperti tempat2 kebudayaan, aktivis, toko buku, dll.

Gw ga mau kayak anak muda kebanyakan, yang saban malam minggu cabut ke Mall. Oke mall itu perlu ketika kita emang butuh barang yg dcari dan dibeli, tapi ga usah jadi sebuah habitual. Kalo lw ud punya penghasilan sendiri terserah deh, tapi mall itu tak segan-segan menawarkan suatu pola hidup konsumtif nan hedonis, kasian bonyok lw palakin mulu saban sabtu. Masih banyak tempat seru dan unik di luar sana, dimana lw bisa spent time dengan menyenangkan dan berkualitas tanpa keluarin banyak uang. Bisa mendapat pengalaman baru yang tidak orang lain rasakan bahkan pikirkan. Berani berbeda dan memberontak atas kemampanan, itulah semangat anak muda! Selamat ber- #SabtuBerkualitas! Cheerss!!! :D

#SabtuBerkualitas di minggu pertama gw, yaitu 26 Februari 2011. Waktu itu gw berangkat dengan segerombol teman “Ring satu” gw capcus ke Kompas Gramedia BookFair. Buku-buku yang dijual disini murah gila!!! Ga nanggung-nanggung tuh buku disunat ampe 90%. Temen gw sih Felix Jody nemu buku Tjipta Lesmana tentang Gaya Komunikasi Politik Presiden dari Soekarno mpe SBY yg aslinya 100rb dia dapet 20ribu doang! Sampe detik ini dia gw tawarin untuk gw beli balik bukunya ga mau, bangke! haha Bahkan ada komik dan buku yang dijual seharga Rp.2000 aja! Masyauloh Haleluya! Di rak bagian 2rb smape 20 rb, orang-orang sampe desak-desakkan, sikut-sikutan untuk berebut buku. Buku-buku sampe jatuh dari raknya, berserakkan di lantai. Ckckck… kalap bener yak nih orang2. Eniwei it’s a nice experience to be there! :D

#SabtuBerkualitas minggu kedua, 5 Maret 2011 gw cabut ke sanggar kebudayaan Salihara untuk ikut kuliah umum tentang Filsafat keluhuran: Arete oleh Plato yang dibawakan oleh Pujangga, jurnalis dan musafir kehidupan Goenawan Mohamad (idola gw nih!) dan ahli filsafat nomor wahid di Indonesia Franz Magnis Suseno . Lagi2 dengan temen “Ring satu”, kita capcus untuk menikmati malam minggu berkualitas. Kami semua awam dengan filsafat tapi tidak alergi dengannya. Kami punya minat dan ketertarikkan dengan filsafat, namun apa daya, tak punya dasar materi yang kuat tentang filsafat, jatuhlah kita dalam labirin pikiran. Hanya kalimat dengan logika common sense biasa yang dapat kami serap. Namun saya tidak merasa pulang dengan tangan hampa, saya mengerti esensi filsafat keluhuran itu, dan membawa saya ke sebuah pertanyaan baru. Namun yang lebih menyenangkan lagi, akhirnya saya dapat berfoto dengan idola saya di dunia jurnalistik Goenawan Mohamad. I was so damn happy! :D Gw pengen sepintar dia, sebijak dia, sehebat dia, inspirasi saya!


Berfoto dengan Goenawan Mohamad

#SabtuBerkualitas minggu ketiga yaitu hari ini 12 maret 2011. Tadi sore gw cabut ke kineforum bwt nonton film. Kineforum itu terletak di kompleks Taman Ismail Marzuki. Kineforum ini lagi merayakan bulan film nasional dan memutarkan film-film local yang berkualitas! Kali ini saya berangkat dengan sobat-sobat gw dari ilkom A, lumayan sekalian reuni kecil, kangen jalan sama mereka. Hehe :D Kita akhirnya nonton “Ira Maya Putri Cinderella”, film jadul 80an. Well, we laugh all about the movie, because we use our modern perspective to judge the movie. Such as, bad a very simple act, ridiculous dress, blur pixel, et cetera. Tapi menyenangkan sekali, secara gw baru sekali kesana, jadi nambah pengalaman juga. Hehehe :D

Minggu depan kemana dan ngapain ya enaknya? Hahaha

Bene Krisna

Ad Maiorem Dei Gloriam

Monday, February 14, 2011

Tuhan dan Hal-Hal yang Tidak Selesai

Sesuatu menjadi bermakna ketika dimaknai. Semua akan biasa saja, ketika memang "dimaknai" biasa saja. Semua tergantung dari konstruksi pikiran anda.

So hari ini 14 Februari. Hari dimana, "dimaknai" sebagai hari kasih sayang sedunia, atau valentine.

Gw ga mau munafik, iya gw agak kecewa dengan keberadaan gw, cemburu dengan keadaan yang lainnya, mereka yang punya pasangan. Tapi ga sampe bete n gaul gila2an, karena emang uda makanan sehari2 gw begitu. Hahahaha. Lagi2 ini masalah konstruksi pikiran. Kalo semua itu bisa dikendalikan, maka hari ini ga akan berasa apa2.

Tapi hari ini berquality time dengan diri sendiri & Tuhan! I guess that's good enough! :D

Terus terang yang bikin gw rada kesel, bukan karena gw jomblo. Tapi karena gw kesepian dalam arti sebenarnya, bukan kiasan. Pagi2 gw kuliah ampe jam 10, gw berharap bisa spent qualiy time bersama temen2 gw. Tapi jadwal kuliah kita berantakkan. Mereka br kelar sore, sedangkan gw sore2 hrus capcus ke bandara jemput Bonyok. Ga bisa maen bareng. Seakan2 emang uda tersistematis banget bahwa hari ini gw emang harus sendirian! Bukan salah mereka, emang jadwalnya aja yang sedemikian rupa begitu. Nah yg lebih bete adalah menunggu sampe sore itu.

Akhirnya gw memutuskan untuk ke PIM, sendirian juga. Gw menghibur diri dengan beli steak country fiesta which is 30rb seporsi (which is gw sangat jarang hedon). Lalu gw kabur menenggelamkan diri di Gramedia, dan mendapatkan buku dari Tokoh Idola gw di dunia jurnalistik: Goenawan Mohamad : Tuhan dan Hal-hal yang tak selesai.

Sehabis itu, gw merasa bener2 kesepian yang pol2an (dalam arti sebenarnya). So gw memutuskan untuk ke gereja. Gw yakin Dia tuh selalu ada dan ga pernah meninggalkan anak2-Nya.

Gw berlutut di depan altar dan mulai berdoa, No probably, more appropriate called gw curhat dengan Tuhan. Gw cerita semuanya.

And believe it or Not, hati ini jadi tenang. Sumpah deh, gw ga boong. Mungkin karena gw lega juga kali ya, tapi gw tenangnya rileks gitu.

Lalu tiba2 aja, gw teringat lagu waktu SD. "Tuhanku takkan akan memberi, ular beracun pada yang minta roti.... Tangan Tuhan sedang merenda, suatu karya yang agung mulia, saatnya kan tiba nanti, kau lihat pelangi kasihNya". Gw bersenandung kecil disana. Gw juga lgs teringat suatau film saat gw SMA, yang moral ceritanya

God: Hey there! I'm not finish with you :D

Langsung gw teringat, gw barusan beli buku GM yg judulnya "Tuhan dan Hal-Hal yang Tidak Selesai".

Langsung gw maknai bahwa itu adalah jawaban instan dr Tuhan. Seperti biasa ia selalu memberikan perahu untuk menyebrang sungai, alih2 menerbangkan gw instan ke pulau seberang.

Now i'm about to read it, i hope that i find answer inside :D

Lama Tak Bersua

Hei bene (is.me) sudah lama kita tidak bersua! Maaf ya gw meninggalkanmu begtu lama. Sori banget nih soalnya, gara2 virus jahanam tempo hari itu, gw jd ga selera lagi liat blog gw ini. Selain tampilannya buruk, juga ga informatif, dengan ga memunculkan label/genre yang memudahkan orang mencari. Padahal dari label itu muncul macam2 jenis tulisan gw. Fuck banget man!

Maaf juga ya bene(is.me) gw sekrang pindah ke lain hati. Gw skrg maen Kompasiana, habis disitu tulisan gw bisa dibaca, diapresiasi lebih banyak orang. Gw merasa harus meningkatkan kaliber audiens gw. Maaf ya, tapi gw janji, gw ga akan meninggalkan blog ini . Keep that promise okay! :D

Tuesday, January 11, 2011

Journalist!

Jurnalis adalah juru cerita kehidupan

Jurnalis adalah pilar keempat demokrasi setelah legislatif, yudikatif dan eksekutif

"Listen to your heart, when it's calling you. Yes, I'm listen to it. Yes, i want to be a journalist!"